Seberapa Jauh Dunia Teknologi Berubah?
Pernahkah kamu membayangkan, bagaimana rasanya hidup di dunia 20 tahun lalu, di mana internet masih menjadi suatu hal yang mewah? Jika kamu lahir di era millenium, mungkin kamu masih ingat ketika harus menunggu lama hanya untuk membuka satu halaman website. Wi-Fi masih menjadi teknologi yang bisa dibilang eksklusif. Belum ada teknologi 4G, apalagi 5G. Namun sekarang dunia teknologi telah melesat jauh, bahkan mungkin terlalu jauh.
![]() |
| Source: Pexels |
Evolusi yang Melesat
Beberapa dekade lalu, komputer merupakan benda besar yang kaku dan sangat rumit. Fungsinya terbatas pada pengolahan data sederhana atau browsing yang lambat. Lalu datanglah smartphone, benda kecil yang mengubah segalanya. Ia membuat internet yang terasa mewah menjadi sesuatu yang murah dan ada di genggaman. Lengkap dengan kamera canggih, GPS, semuanya menyatu dalam satu perangkat mungil.
Namun, apa yang terjadi dalam 5 tahun terakhir, terutama di era lonjakan Artificial Intelligence, adalah evolusi yang gila. Dalam dunia programming, programmer harus belajar selama bertahun-tahun, membaca dokumentasi melalui sumber yang mungkin masih sulit untuk dicari, termasuk metode belajar yang masih kurang efisien jika dibandingkan dengan era sekarang, dimana programmer cukup mengakses AI dan mengetik prompt yang relevan. Teknologi AI akan menuntaskannya dalam hitungan detik. Dalam aspek lain seperti art misalnya, dulu hanya seniman ahli yang bisa menghasilkan karya yang ciamik. Namun dengan adanya teknologi AI, hampir segala jenis ide bisa divisualisasikan tanpa perlu belajar menggambar. Terlepas dari etika dan hal lainnya.
Kini, AI bukan lagi sekadar teknologi yang mengatur algoritma di balik layar, ia sudah menjadi seperti asisten pribadi yang bisa menulis, menggambar, bahkan berbicara dan memahami layaknya manusia. Perubahan ini begitu cepat, sampai-sampai kita mungkin luput menyadari beberapa dampaknya.
Dampak Positif
1. Pengetahuan & Kreativitas
Teknologi AI memungkinkan siapa saja untuk membuat karya tulis, kodingan program, desain grafis, dan lain-lain tanpa harus memiliki pendidikan formal tinggi atau memakan waktu yang cukup panjang.
2. Akses Pendidikan Universal
AI bisa menjadi semacam guru pribadi yang membantu dalam menjelaskan konsep-konsep rumit, seperti fisika kuantum, hitungan matematika yang sangat kompleks, hingga pemahaman tingkat lanjut dalam bahasa yang mudah dipahami.
3. Inovasi untuk Masalah Global
Teknologi AI juga dapat membantu penemuan obat baru, memprediksi perubahan iklim, hingga menciptakan solusi energi yang lebih efisien.
Dampak Negatif
Di balik berbagai kemampuannya, AI memiliki beberapa aspek gelap yang perlu kita waspadai:
1. Mengurangi Keterampilan Manusia
Jika AI bisa menulis, coding, atau mendesain, perlahan-lahan kita akan berhenti mengasah keterampilan dasar tersebut. Bagaimana jika suatu saat AI berhenti bekerja, atau tidak ada? Apakah kita masih bisa melakukannya sendiri?
2. Bias yang Tersembunyi
AI belajar dari data yang diberikan manusia. Jika data tersebut mengandung bias (misal: rasisme, seksisme), maka AI akan mereproduksinya. Hasilnya, AI bisa membuat keputusan yang tidak adil tanpa kita sadari.
3. Filter yang Makin Kuat
Algoritma AI akan terus-menerus memberikan informasi yang kita sukai. Ini membuat kita semakin terkukung dalam pandangan pribadi, sulit menerima ide dan pandangan baru, hingga mudah termakan hoax.
4. Masa Depan Lapangan Kerja yang Tidak Pasti
Pekerjaan yang repetitif dan berbasis data merupakan target empuk teknologi AI. Walaupun AI dapat menciptakan pekerjaan baru, namun tidak menutup kemungkinan AI juga akan menghapus lebih banyak pekerjaan.
Kita hidup di era perubahan yang mungkin tak terbayangkan sebelumnya. Teknologi bukan lagi hanya sebatas fiksi ilmiah, melainkan realitas yang setiap hari kita gunakan. Sikap yang perlu kita ambil sekarang bukan menolak atau hanya sekadar menerima, melainkan belajar beradaptasi, memiliki kontrol di atas AI, serta memanfaatkannya dengan bijak. Ingat, AI adalah alat. Kita sebagai manusia lah yang memegang kendali atas masa depan yang akan terbentuk dari teknologi masif ini.
Terima kasih.

Post a Comment for "Seberapa Jauh Dunia Teknologi Berubah?"